How Lord Buddha Faced Slander? by Eric Fernando

How Lord Buddha Faced Slander? by Eric Fernando

19 Minuten

Beschreibung

vor 5 Jahren

Sukhi Hontu, BR Friends!


Apakah kalian tahu bahwa dalam Jaya Mangala Gatha, Sang Buddha
pernah difitnah oleh seseorang bernama Cinca. Bagaimana cara Sang
buddha dalam menghadapi fitnahan tersebut?


Yuk, segera simak Podcast dari Eric Fernando ini!


Eric Fernando (Eric) sendiri merupakan Penyuluh Agama
Buddha Kementerian Agama
RI. Eric menempuh Pendidikan Sarjana Ilmu
Politik di Universitas Indonesia dan
lulus dengan Predikat Cum-Laude. Bungsu dari tiga
bersaudara ini lahir di Jakarta, 6 Juni 1996
dengan nama Tionghoa Liú sè mǐn
劉瑟敏. Ayah dan Ibu Eric berasal dari
Suku Hakka tepatnya Singkawang, Kalimantan Barat dengan
tutur bahasa Khek. Di usia Eric yang baru menginjak tiga
tahun, ayahnya meninggal dunia sehingga membuat sang ibu bekerja
sangat keras membangun usaha konveksi untuk menghidupi ketiga
anaknya. Jatuh bangun bisnis konveksi yang dirintis sang ibu
membuat Eric menyadari kerasnya kehidupan.


Sewaktu menempuh pendidikan sekolah dasar, Eric dikenal sebagai
anak yang rajin belajar. Ia acapkali
mendapatkan ranking 1 di kelas serta telah menunjukkan
ketertarikan pada bidang ilmu sosial. Eric menyelesaikan masa
studi sekolah menengahnya di Penabur 2 Jakarta. Ia masuk
penjurusan IPA, meski kegemarannya adalah membaca buku-buku
biografi. Selama bersekolah ini, Eric juga berhasil mendapatkan
rekor sebagai Ruby Director termuda pada usia 17 tahun
di salah satu perusahaan MLM dengan omzet setengah milliar
rupiah.


Setelah lulus dari masa sekolah, Eric memutuskan mengikuti
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ia
diterima sebagai mahasiswa S-1 Reguler Ilmu Politik FISIP
Universitas Indonesia. Semasa kuliah, Eric aktif mengikuti
berbagai organisasi intra maupun ekstra kampus. Di tahun
2016 ia tercatat menjadi Ketua Panitia
Waisak 3 aliran pertama di Depok yang dihadiri lebih dari
400 partisipan. Eric juga pernah menjadi Ketua Panitia
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di FISIP UI pada tahun
2017. Di tahun ini juga ia terdaftar di Bursa Efek Indonesia
sebagai salah satu investor saham.


Semasa kuliah, Eric juga berkesempatan kerja paruh waktu sebagai
Tenaga Ahli Anggota DPR RI. Ia membantu anggota DPR RI dari
Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Kehutanan
Lingkungan Hidup, Riset Teknologi Pendidikan Tinggi. Kegemaran
membaca buku, membuat Eric gemar membagikan filosofi kehidupan
dengan berkeliling ceramah dhamma ke berbagai kampus dan vihara.
Di tahun 2017 Eric mendapat penghargaan sebagai Juara I
Dhammadesana STG Provinsi DKI Jakarta yang diadakan oleh
Kementerian Agama RI. Hobinya dalam mengabadikan momen, juga
membuatnya diberi penghargaan oleh Kapolri Tito Karnavian sebagai
panitia terbaik divisi dokumentasi di tahun 2017.


Prinsip hidupnya adalah “人們必須準備好向任何人學習” “Rénmen bìxū
zhǔnbèi hǎo xiàng rènhé rén xuéxí” artinya Manusia harus
siap belajar dari siapapun. Membuat laki-laki yang menganggap
dirinya “Full Time Learner” ini selalu berupaya untuk terus
rendah hati agar bisa belajar dari siapapun.

Kommentare (0)

Lade Inhalte...

Abonnenten

15
15